Selasa, 26 November 2013

praktikum III akhlak tasawuf


Praktikum III (Anis Nurfitriani KPI I/D)
judul :
“Pengalaman Anis Nurfitriani mengamalkan/mendawamkan surah ar-rahman setelah setiap shalat fardu atau setiap saat.”

Pada ayat 26 surah ar-rahmaan yang memiliki arti semua yang ada dibumi itu akan binasa, mengajarkan kepada saya bahwa tidak ada yang kekal didunia ini. Bahwa semuanya akan binasa. ketika membaca ayat ini perasaan saya sangatlah takut, betapa saya belum mempunyai amal baik yang banyak, namun sejatinya kita harus tetap siap dalam menyambut kedatangan maut yang akan menjemput kita.
Pada ayat 27 surah ar-rahmaan yang memiliki arti dan tetap kekal wajah tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan, mengajarkan pada saya bahwa hanya Allahlah Zat yang kekal dimana semua yang ada dibumi ini akan binasa. Ketika membaca ayat ini saya merasakan banyak sekali kebodohan yang saya lakukan, betapa saya sering mengakhirkan Cinta Allah kepada saya, zat yang tak pernah tertidur. membuat saya sadar sepenuhnya bahwa segala permasalahan hidup saya bisa dengan mudah Allah tangani.
Pada ayat 29 surah ar-rahmaan yang memilki arti semua yang ada dilangit dan dibumi selalu meminta kepada-Nya setiap waktu Dia dalam kesibukan, mengajarkan saya bahwa hanya kepada Allah lah kita memohon, Zat yang selalu ada untuk kita. ketika saya membaca dan memahami ayat ini saya merasakan kembali menjadi kuat pada setiap masalah yang saya hadapi, karena saya menjadi yakin bahwa Allah selalu ada untuk membantu saya dalam setiap permasalahan hidup saya.
pada ayat 33 surah ar-rahmaan yang memiliki arti hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan, mengajarkan saya betapa saya sebagai hamba-Nya yang lemah takkan mampu untuk menggapai sesuatu tanpa adanya bantuan dari Allah. saat membaca ayat ini saya merasakan bahwa saya amatlah sangat sombong ketika saya merasa keberhasilan yang saya dapatkan ini adalah hasil dari jerih payah sendiri, padahal sejatinya itu tak luput atas qadar nya Allah SWT.
inilah pengalaman saya dalam membaca dan memahami beberapa ayat dalam surah Ar-rahmaan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar